Laman

2013/12/21

Cara Jitu Solusi Alergi pada Anak Bayi

Seorang anak sedang menderita alergi.

Pernahkah Anda sebagai orang tua kebingungan mencari solusi penyebab timbulnya perubahan pada Anak atau Bayi, seperti nafas yang berbunyi grok-grok, kulit kemerahan, kulit gatal-gatal, buang air besar susah maupun mencret, mata berair, pilek yang tak kunjung sembuh-sembuh? Baik itu telah dibawa ke banyak Dokter Anak?


Anda patut curiga, bahwa Anak Anda memiliki bakat alergi. Alergi tersebut biasanya diwariskan oleh salah satu dari kedua orang tuanya.

Pada artikel kali ini, merupakan pengalaman pribadi Penulis, sehingga sebelum mencoba hal ini, sebaiknya dikonsultasikan ke dokter Anak terlebih dahulu!


Jikalau setelah berkonsultasi dengan Dokter Anak, dan Dokter tersebut curiga bahwa alergi, maka Anda dapat mengikuti langkah-langkah seperti dibawah ini, dengan menghindari sumber alergen nya:


1. Perhatikan sumber ASI

Ketika seorang Ibu memberikan ASI, sangat patut diperhatikan makanan yang dimakan sehari-hari, karena dari makanan tersebut akhirnya akan menjadi ASI yang diminum oleh Bayi Anda. Oleh karenanya, untuk menghindari alergi dari ASI tersebut, maka Ibu dianjurkan untuk diet total dari bahan makanan yang dapat menjadi pencetus alergi. Diet tersebut dilakukan minimal tiga minggu. Berikut bahan makanan yang harus dihindari tersebut beserta subtitusinya:
a. Makanan dengan pewarna dan pengawet, seperti chiki, cheetos, dll.
b. Semua buah-buahan, termasuk makanan yang mengandung buah, seperti sayur asam, rawon, gudeg, saos tomat, saos sambal, dll. Anda dapat menggantinya dengan berbagai macam sayur-sayran serta umbi-umbian, seperti wortel, kentang, ketela pohon, ubi jalar, lobak, bengkuang, bawang.
c. Susu sapi dan bahan makanan yang mengandung susu sapi, seperti biskuit, keju, es krim, kue, permen, coklat, dll. Anda dapat menggantinya dengan susu kedelai.
d. Segala jenis (telur dan daging unggas). Anda dapat menggantinya dengan tahu dan tempe beserta makanan olahan yang mengandung keduanya.
e. Ikan, Udang dan makanan laut beserta bahan makanan olahan yang mengandung ikan tersebut, seperti terasi, petis, kerupuk, dll. Anda dapat menggantinya dengan makan daging sapi, kambing.
f. Kacang (tanah dan hijau), beserta makanan yang mengandung keduanya, seperti hunkwe, bumbu pecel, gado-gado, su'un, dll. Anda dapat menggantinya dengan kedelai, buncis, kacang panjang, kacang merah, mie dari beras (bihun).

2. Ganti susu formula

Hal ini jikalau Anda masih memberikan susu formula. Maka untuk Bayi berusia kurang dari enam bulan, susu formula nya dapat diganti dengan menggunakan susu formula Hypo Allergenic atau yang biasa disingkat dengan HA (Sedangkan untuk yang berusia enam bulan keatas dapat diganti dengan susu formula soya). Susu HA ini sebenarnya masih mengandung susu sapi, tetapi bedanya dengan susu formula biasa, yakni telah dipecah-pecah agar lebih mudah terurai di dalam tubuh bayi. Jikalau setelah menghabiskan susu pengganti tersebut sebanyak kurang lebih 1.200 gram masih saja belum sembuh, maka ganti dengan susu neocate (susu ini sangat mahal harganya).

3. Perhatikan kondisi lingkungan sekitar

Khusus untuk yang menderita gangguan pernafasan, hindari untuk terkena hawa dingin, baik dari lingkungan alam seperti musim hujan, maupun lingkungan buatan seperti Air Conditioner (AC). Bisa diperingan dengan memakaikan pakaian yang hangat dan tertutup juga memberikan kamar dengan uap hangat dan aroma minyak kayu putih, dengan jalan memberikan minyak kayu putih tersebut kedalam wadah berisi air yang mendidih.

Jikalau setelah diet selama tiga minggu Bayi Anda ada kemajuan, maka Anda dapat tes dengan jalan tiap minggu Anda gilir makanan yang dilarang tersebut satu persatu (jangan langsung bersamaan), tiap hari diberikan sedikit-sedikit. Jika Anda makan selama seminggu tidak ada masalah, Anda dapat coba ganti dengan jenis yang lainnya. Jikalau ada gejala menjadi buruk, maka Anda dapat ketahui Bayi Anda alergi pada makanan yang mana, hindari memakannya lagi dan obatilah sesegera mungkin.

Untuk obat alergi yang paling tepat untuk usia Bayi sampai Anak-anak adalah dengan obat Fenistil (konsultasi dengan dokter dahulu).


Saya sangat senang jikalau Anda berkenan memberikan komentar tentang artikel ini.

Klik disini untuk download artikel diatas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar